Menurut penelitian yang dirilis New Scientist, lebih dari 10
persen tenaga yang dibutuhkan untuk berlari dapat diperoleh dari efek rotasi
bumi, khususnya dengan menyerap momentum sudut dan energi rotasi di setiap
langkah.
Svein Otto Kanstad, seorang ahli fisika dan mantan pelari
profesional yang tinggal di Volda, Norwegia, mengembangkan gaya berlari di mana
kaki kedua berotasi kedepan lagi sebelum kaki di depan menyentuh tanah
(bukannya tetap terentang ke belakang) untuk memaksimalkan momentum sudut. Otto
mengatakan begitulah cara Michael Johson, sprinter pemecah rekor dari Amerika
Serikat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar